Rapat kerja Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar yang kita lakukan hari ini Saya anggap sangat strategis. Dimana pada rapat kerja ini akan dapat mengetahui gambaran keberhasilan selama tiga tahun dan juga kekurangannya.. Dengan mengetahui kekurangannya masih ada waktu 2 tahun untuk mengejar segala kekurangan. Dari rapat kerja ini pula dapat mengetahui gambaran sejauh mana apa yang kita sudah capai dan apa yang belum dicapai. Untuk itu Para Pimpinan SKPD dalam menyusun program pembangunan betul betul yang dapat menyelesaikan segala kekurangan. Sehingga segala janji yang Saya ucapkan pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati dapat terpenihi semuanya.. Demikian sambutan Bupati Kepulauan Selayar H. Syahrir Wahab dihadapan peserta Rapat Kerja dihadiri Sekretaris Daerah Kab. Kepulauan Selayar Ir. H. Zubair Suyuthi, Kepala Badan Perencana pembangunan Daerah kab. Kepulauan Selayar H. Saiful Arif, SH. Para kepala Badan Dinas dan kantor, Para Camat Se Kab. Kepulauan Selayar Kamis 29 – 1 pagi.
Bupati Kepulauan Selayar H. Syahrir Wahab mengatakan bahwa dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan ( Musrembang ) tingkat kecamatan harus melibatkan anggota Dewan pada wilayah daerah pemilihan. Sebab manakala Anggota Dewan pada wilayah daerah pemilihan tidak dilibatkan dalam musrembang tersebut kemungkinan akan ada lagi program yang mengatasnamakan aspirasi masyarakat. Padahal dalam musrembang tersebut semua aspirasi dan program telah terakomodir. Jadi Bupati meminta kepada Para Camat untuk mengundang Para Anggota Dewan yang berasal pada wilayah daerah pemilihan.
Dikatakannya sekarang yang menjadi persoalan adalah persoalan sumber daya manusia dan sumber daya alam. Disamping itu yang menjadi persoalan adalah infrastruktur dan sumber pendapatan asli daerah yang masih rendah. Persoalan ini perlu menjadi pemikiran kita bersama agar sisa waktu yang 2 tahun ini dapat kita pecahkan bersama. Sumber daya manusia kita masih rendah dan masih perlu ditingkatkan. Saya kira ini peran Dinas Pendidikan dan Dinas Tenaga Kerja. karena dengan sumber daya manusia yang berkualitas sumber daya alam kita yang masih terpendam dapat kita kelola dengan baik yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan asli daerah.
Bupati Kepulauan Selayar H. Syahrir Wahab mengemukakan bahwa dengan perubahan nama Kabupaten Selayar menjadi Kabupaten Kepulauan Selayar berarti kita akan memulai pengelolaan disektor perikanan dan kelautan tanpa mengabaikan potensi darat. Potensi dibidang kelautan belum dikelola secara optimal. Oleh karena itu perlu dikembangkan dan dikelola dengan baik Insya Allah masyarakat Selayar akan dapat meningkatkan taraf hidup mereka.
Senin, 06 April 2009
BUPATI KEPULAUAN SELAYAR BRIFING PARA PIMPINAN SKPD
Bupati Kepulauan Selayar H. Syahrir Wahab melakukan brifing dengan Para Pimpinan SKPD Dalam Lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Selayar Hj. Nur Syamsina Aroeppala, Sekretaris Daerah Ir. H. Zubair Suyuthi , Para Pimpinan SKPD serta Para pejabat eselon III Lingkup Sekretariat Daerah. Bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Kepulauan Selayar. Selasa ( 28 – 1 ) pagi.
Bupati Kepulauan Selayar H. Syahrir Wahab dalam sambutannya mengatakan brifing yang kita lakukan hari ini sangat penting karena memasuki tahun anggaran baru dan juga kelembagaan baru.. Kita sudah mampu menyelesaikan dua tugas berat pertama pengesahan APBD 2009 dan Pemberlakuan PP 41 Tahun 2007 Tentang Kelembagaan Organisasi Perangkat Daerah. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar termmasuk daerah yang tercepat melakukan pengesahan APBD 2009 Walaupun kita belum tepat waktu sesuai UU per 31 Desember 2008.
Dikatakannya Keberhasilan yang kita capai selama tiga tahun berkat kerja keras dan dukungan dari semua pihak sehingga program yang kita rencanakan dapat dilaksanakan dengan baik. Walaupun masih ada sebahagian kecil tugas yang belum dapat diselesaikan tahun 2008.
Bupati Kepulauan Selayar H. Syahrir Wahab mengemukakan memasuki tahun anggaran 2009 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar memprioritaskan pembangunan kelistrikan dan sarana air bersih. Hal ini penting karena merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kalau ini dapat kita wujudkan tahun 2009 maka masyarakat Kabupaten Selayar sudah dapat menikmati penerangan listrik disemua pelosok desa. Ditahun 2008 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar mendapat penghargaan dari Pemerintah Pusat dibidang Pertanian dan Koperasi. Oleh karena itu ditahun 2009 kita tetap mempertahan predikat itu dan kalau perlu ditingkatkan.
Disis lain Bupati Kepulauan Selayar H. Syahrir Wahab memberi penekanan kepada setiap Pimpinan SKPD untuk selalu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Khususnya Direktur Rumah Sakit Kabupaten Kepulauan Selayar Dr. H. Ridwan yang telah menandatangani MOU dengan pihak MENPAN untuk memberikan pelayanan yang terbaik terhadap seluruh pasien tanpa membeda – bedakan. .
Sementara itu Wakil Bupati Kepulauan Selayar Hj. Nur Syamsina Aroeppala mengatakan walaupun Para Pimpinan SKPD sudah memahami dan mengerti tugas pokok dan fungsi namun tetap perlu diingatkan kembali. bahwa tugas pokok dan fungsi bukan hanya dimengerti dan dipahami oleh Pimpinan SKPD tapi seluruh staf juga perlu memahami dan mengerti tugas pokok dan fungsinya. Disamping itu kita juga perlu melakukan koordinasi ketingkat atas serta menoleh kekanan dan kekiri.
Dikatakannya Menteri Koordinatior Pembangunan Daerah Tertinggal telah mengakui Selayar sebagai Pusat Distribusi Kebutuhan Pokok Kawasan Indonesia Timur. Hal ini perlu kita cermati bersama agar program program pembangunan dapat mendukung dan seirama dengan program pemerintah pusat.
Bupati Kepulauan Selayar H. Syahrir Wahab dalam sambutannya mengatakan brifing yang kita lakukan hari ini sangat penting karena memasuki tahun anggaran baru dan juga kelembagaan baru.. Kita sudah mampu menyelesaikan dua tugas berat pertama pengesahan APBD 2009 dan Pemberlakuan PP 41 Tahun 2007 Tentang Kelembagaan Organisasi Perangkat Daerah. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar termmasuk daerah yang tercepat melakukan pengesahan APBD 2009 Walaupun kita belum tepat waktu sesuai UU per 31 Desember 2008.
Dikatakannya Keberhasilan yang kita capai selama tiga tahun berkat kerja keras dan dukungan dari semua pihak sehingga program yang kita rencanakan dapat dilaksanakan dengan baik. Walaupun masih ada sebahagian kecil tugas yang belum dapat diselesaikan tahun 2008.
Bupati Kepulauan Selayar H. Syahrir Wahab mengemukakan memasuki tahun anggaran 2009 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar memprioritaskan pembangunan kelistrikan dan sarana air bersih. Hal ini penting karena merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kalau ini dapat kita wujudkan tahun 2009 maka masyarakat Kabupaten Selayar sudah dapat menikmati penerangan listrik disemua pelosok desa. Ditahun 2008 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar mendapat penghargaan dari Pemerintah Pusat dibidang Pertanian dan Koperasi. Oleh karena itu ditahun 2009 kita tetap mempertahan predikat itu dan kalau perlu ditingkatkan.
Disis lain Bupati Kepulauan Selayar H. Syahrir Wahab memberi penekanan kepada setiap Pimpinan SKPD untuk selalu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Khususnya Direktur Rumah Sakit Kabupaten Kepulauan Selayar Dr. H. Ridwan yang telah menandatangani MOU dengan pihak MENPAN untuk memberikan pelayanan yang terbaik terhadap seluruh pasien tanpa membeda – bedakan. .
Sementara itu Wakil Bupati Kepulauan Selayar Hj. Nur Syamsina Aroeppala mengatakan walaupun Para Pimpinan SKPD sudah memahami dan mengerti tugas pokok dan fungsi namun tetap perlu diingatkan kembali. bahwa tugas pokok dan fungsi bukan hanya dimengerti dan dipahami oleh Pimpinan SKPD tapi seluruh staf juga perlu memahami dan mengerti tugas pokok dan fungsinya. Disamping itu kita juga perlu melakukan koordinasi ketingkat atas serta menoleh kekanan dan kekiri.
Dikatakannya Menteri Koordinatior Pembangunan Daerah Tertinggal telah mengakui Selayar sebagai Pusat Distribusi Kebutuhan Pokok Kawasan Indonesia Timur. Hal ini perlu kita cermati bersama agar program program pembangunan dapat mendukung dan seirama dengan program pemerintah pusat.
SKPD Tekhnis Wajib Mematangkan Kesiapan Tender
Rancangan Peraturan Daerah Tentang Nota Keuangan dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2009 sudah ditetapkan pada tanggal 17 Januari 2009 menjadi Peraturan Daerah No 1 Tahun 2009 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2009. Sebelum pelaksanaan kegiatan baik fisik maupun non fisik maka perlu menyamakan persepsi dan pemahaman seluruh Pimpinan SKPD dalam Lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam menyusun Dokumen Pelaksanaan Anggaran. Karena setalah kita melakukan asistensi Tingkat Propinsi Sulawesi Selatan ada perubahan yang perlu diikuti. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Ir. H. Zubair Suyuthi dihadiri kepala Bappeda H. Saiful Arif, SH, Kepala Dinas pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah kab. Kepualuan Selayar H. Baharuddin AR. SE serta seluruh pimpinan SKPD, Para Kepala Bagian, Camat dan Para Bendahara serta Para pembantu Bendaharan Pengeluaran Sabtu ( 24 – 1 ) pagi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Ir. H. Zubair Suyuthi mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan 2009 baik fisik maupun non fisik harus terlebih dahulu mempersiapkan seluruh pendukung dalam memperlancar pelaksanaan kegiatan. Yang perlu dipersiapkan mulai dari sekarang, persiapan tender, Dokumen Kontrak, SPK, sampai kepada SK kegiatan . Sehingga dalam pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lancar dan tetap waktu.
Dikemukakan bahwa khusus penyusunan Dokumen Pelaksanaan Anggaran yang merupakan penjabaran dari anggaran pendapatan dan belanja daerah. Namun sebelum menetapkan harga satuan barang kita berpedoman pada standarisasi harga barang. Dengan demikian tidak ada lagi SKPD yang beda dengan SKPD lainnya. Dalam minggu ini juga akan dilakukan asistensi RKA. Waktu tiga hari ini bisa dimanfaatka secara maksimal.
Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah kabupaten kepulauan Selayar H. Saiful Arif, SH mengemukakan setelah ditetapkan APBD tahun 2009 maka perlu dilakukan penyesuaian antara APBD dengan DPA. Sebab mungkin saja setelah pengesahan terjadi perubahan anggaran. Oleh karena itu diperlukan penyesuaian sesuai dengan anggaran, Lokasi kegiatan, Frekwensi kegiatan dan jumlah anggaran. Tentu hal itu membutuhkan keseriusan dari pengguna anggaran.
Sementara Itu Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah H. Baharuddin AR, SH mengatakan pimpinan SKPD sebagai pengguna anggaran dapat menyelesaikan pertanggungjawaban kegiatan tahun 2008, Sebab manakala masih ada bengkalai pada tahun anggaran 2008 akan berdampak pada pencairan anggaran tahun 2009. Untuk itu Saya meminta kepada Teman teman SKPD untuk segera menyelesaikannya per 31 desember 2008.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Ir. H. Zubair Suyuthi mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan 2009 baik fisik maupun non fisik harus terlebih dahulu mempersiapkan seluruh pendukung dalam memperlancar pelaksanaan kegiatan. Yang perlu dipersiapkan mulai dari sekarang, persiapan tender, Dokumen Kontrak, SPK, sampai kepada SK kegiatan . Sehingga dalam pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lancar dan tetap waktu.
Dikemukakan bahwa khusus penyusunan Dokumen Pelaksanaan Anggaran yang merupakan penjabaran dari anggaran pendapatan dan belanja daerah. Namun sebelum menetapkan harga satuan barang kita berpedoman pada standarisasi harga barang. Dengan demikian tidak ada lagi SKPD yang beda dengan SKPD lainnya. Dalam minggu ini juga akan dilakukan asistensi RKA. Waktu tiga hari ini bisa dimanfaatka secara maksimal.
Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah kabupaten kepulauan Selayar H. Saiful Arif, SH mengemukakan setelah ditetapkan APBD tahun 2009 maka perlu dilakukan penyesuaian antara APBD dengan DPA. Sebab mungkin saja setelah pengesahan terjadi perubahan anggaran. Oleh karena itu diperlukan penyesuaian sesuai dengan anggaran, Lokasi kegiatan, Frekwensi kegiatan dan jumlah anggaran. Tentu hal itu membutuhkan keseriusan dari pengguna anggaran.
Sementara Itu Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah H. Baharuddin AR, SH mengatakan pimpinan SKPD sebagai pengguna anggaran dapat menyelesaikan pertanggungjawaban kegiatan tahun 2008, Sebab manakala masih ada bengkalai pada tahun anggaran 2008 akan berdampak pada pencairan anggaran tahun 2009. Untuk itu Saya meminta kepada Teman teman SKPD untuk segera menyelesaikannya per 31 desember 2008.
PERLU DATA RIL TENTANG PERGERAKAN ANGIN, HUJAN DAN GELOMBANG
Setiap memasuki musim barat curah hujan dan angin kencang yang disertai gelombang pasang terjadi diperairan selat Selayar. Membuat para nelayan enggan untuk keluar mencari ikan, begitu pula jasa angkutan penyeberangan dari Benteng Selayar ke Kecamatan kepulauan lumpuh total. Bahkan sama sekali tidak ada pengiriman barang. Kejadian ini berlangsung dari tanggal 1 s / d 15 Januari 2009.
Mengantisipasi kejadian ini Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar telah membentuk Posko Tim Penaggulangan Bencana dan Penanganan Pengunsi. Yang berpusat di Sekretariat Kantor Camat Benteng. Yang beranggotakan dari Dinas PU, Kesehatan, Sar, Kesbang dan Linmas, Staf Bagian Humas serta Staf Kecamatan Bentengdengan koordinator Para Asisten.
Asisten Ekonomi Pembangunan Dan Kesejahteraan Rakyat Andi Mappagau, SE sebagai koordinator mengatakan perlunya ada data ril tentang pola pergerakan angin dan gelombang pasang dari tahun ketahun. Karena dengan mengetahui data tersebut kita dapat mengambil langkah langkah atau kebijakan dalam mengantisipasi kecenrungan yang akan terjjadi. Tapi kalau tidak ada data susah untuk membuat perencanaan.
Dikatakannya gelombang air pasang yang diserta angin kencang pernah terjadi pada tahun 1972., Masyarakat Kabupaten Selayar banyak yang mengalami kerugian material namun tidak mengalami korban jiwa. Air laut pada saat itu masuk sampai di Jalan H. Hayung bahkan sampang nelayan ikut terdampar. Tahun kemarin 2008 pergerakan angin dan gelombang pasang terjadi pada akhir – akhir bulan desember. Saat itu banyak mayat yang terdampar di Selayar. Kapal Tongkang juga ada yang terdampar di Batangmata Kecamatan Bontomatene. Sekarang tahun 2009 angin kencang diserta hujan dan gelombang pasang terjadi diawal Januari. Dari data ini berarti ada perbedaan dari tahun tahun sebelumnya. Inilah yang perlu kita pelajari untuk siklus 5 tahunan atau 10 tahunan.
Asisten Ekbangkes Andi Mappagau SE mengemukakan Perlu ada desain tata kota yang bebas banjir. Untuk mencapai itu harus ada perda yang mengatur tentang izin mendirikan bangunan. Perda yang sudah ditetapkan dilaksanakan secara konsisten. Hal ini bisa kita capai kalau setiap warga masyarakat memiliki komitmen yang kuat untuk menjalankan perda tersebut. Asisten memberi contoh misalnya setiap warga masyarakat yang mendirikan bangunan barus memiliki lahan resapan air. Itu harus dipatuhi. Sehingga ketika datang hujan, air itu tidak langsung kelaut tapi meresap kedalam tanah. Sebaliknya kalau tidak ada resapan air , air akan langsung kelaut.dan ketika bertepatan dengan air pasang maka hal itu akan mengakibkan terjadinya banjir.
Mengantisipasi kejadian ini Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar telah membentuk Posko Tim Penaggulangan Bencana dan Penanganan Pengunsi. Yang berpusat di Sekretariat Kantor Camat Benteng. Yang beranggotakan dari Dinas PU, Kesehatan, Sar, Kesbang dan Linmas, Staf Bagian Humas serta Staf Kecamatan Bentengdengan koordinator Para Asisten.
Asisten Ekonomi Pembangunan Dan Kesejahteraan Rakyat Andi Mappagau, SE sebagai koordinator mengatakan perlunya ada data ril tentang pola pergerakan angin dan gelombang pasang dari tahun ketahun. Karena dengan mengetahui data tersebut kita dapat mengambil langkah langkah atau kebijakan dalam mengantisipasi kecenrungan yang akan terjjadi. Tapi kalau tidak ada data susah untuk membuat perencanaan.
Dikatakannya gelombang air pasang yang diserta angin kencang pernah terjadi pada tahun 1972., Masyarakat Kabupaten Selayar banyak yang mengalami kerugian material namun tidak mengalami korban jiwa. Air laut pada saat itu masuk sampai di Jalan H. Hayung bahkan sampang nelayan ikut terdampar. Tahun kemarin 2008 pergerakan angin dan gelombang pasang terjadi pada akhir – akhir bulan desember. Saat itu banyak mayat yang terdampar di Selayar. Kapal Tongkang juga ada yang terdampar di Batangmata Kecamatan Bontomatene. Sekarang tahun 2009 angin kencang diserta hujan dan gelombang pasang terjadi diawal Januari. Dari data ini berarti ada perbedaan dari tahun tahun sebelumnya. Inilah yang perlu kita pelajari untuk siklus 5 tahunan atau 10 tahunan.
Asisten Ekbangkes Andi Mappagau SE mengemukakan Perlu ada desain tata kota yang bebas banjir. Untuk mencapai itu harus ada perda yang mengatur tentang izin mendirikan bangunan. Perda yang sudah ditetapkan dilaksanakan secara konsisten. Hal ini bisa kita capai kalau setiap warga masyarakat memiliki komitmen yang kuat untuk menjalankan perda tersebut. Asisten memberi contoh misalnya setiap warga masyarakat yang mendirikan bangunan barus memiliki lahan resapan air. Itu harus dipatuhi. Sehingga ketika datang hujan, air itu tidak langsung kelaut tapi meresap kedalam tanah. Sebaliknya kalau tidak ada resapan air , air akan langsung kelaut.dan ketika bertepatan dengan air pasang maka hal itu akan mengakibkan terjadinya banjir.
LVRI BERSAMA PEMERINTAH BERTEKAD NKRI DAMAI DAN SEJAHTERA
Kita peringati Ulang Tahun LVRI ke 52 dengan tema Legium Veteran RI Bersama Pemerintah Yang Bersih dan Berwibawa mewujudkan Negara Kesatuan RI yang Damai dan Sejahtera. Tema ini Merupakan tekad LVRI bersama rakyat yang mendambakan pelaksanaan amanah dari pendiri bangsa yaitu, Untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah dara Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum serta mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut menjaga perdamaian dunia . Demikian sambutan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Legium Veteran Republik Indonesia yang dibacakan Wakil Bupati Kepulauan Selayar Hj. Nur Syamsina Aroeppala dihadiri Ketua DPRD Selayar, Para Anggota Muspida, Ketua Pengadilan negeri Selayar, Para Pimpinan SKPD Dalam Lingkup Pemerintah Kabupaten kepulauan Selayar Senin 19 – 1 pagi.
Wakil Bupati Kepulauan Sel;ayar Hj. Nur Syamsina Aroeppala mengatakan sebenarnya inilah yang diharapkan dari sgenap pimpinan dan para pengambil kebijakan serta elit politik pemegang kekuasaan atau pemerintah. Sebab itu dari pemilu nasional yang akan berlangsung nanti diharapkan terpilih para pimpinan nasional yang memiliki kedewasan berbangsa dan bernegara yang demokratis serta menampilkan jjati diri bangsa.
Dikatakannya Dengan keluarnya Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2008 kiranya dapat diterima sebagai hadiah dari presiden bagi seluruh veteran RI sebagai suatu rahmat yang harus kita syukuri bersama. Betapa tidak karena dana kehormatan yang telah ditunggu tunggu untuk diberikan kepada semua warga negara yang telah memperoleh gelar kehormatan veteran RI sebagai salah satu wujud penghargaan dan penghormatan atas jasa dan pengorbanan veteran RI kepada bangsa dan negara dalam membela dan mempertahankan kemerdekaan NKRI.
Wakil Bupati Kepulauan Selayar Hj. Nur Syamsina Aroeppala mengemukakan inilah upaya meningkatkan kesejahteraan veteran yang telah diusahakan sejak lama dan baru berhasil dengan diterbitkannya Paraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2008 . Untuk itu kita sangat berterima kasih kepada pemerintah khususnya kepada Presiden RI Bapak DR. Susilo Bambang Yudhoyono.
Upacara Bendera yang dirangkaian dengan Peringatan Hari Ulang Tahun Ke 52 Legium Veteran Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar diawali Pengibaran Bendera Kebangsaan Sang Merah Putih Oleh Polisi Pamong Praja, ditrandai Pembacaan Pembukaan Undang Undang dasar 1945 Supriadi dan Panca Prasetyia Korpri Andi Cinrana serta diakhiri dengan pemcaan doa oleh Drs. Lanai Thalib.
Sesaat setelah upacara HUT LVRI ke 52 dilanjutkan dengan Ziarah Ke Tamam Makam Pahlawan Barugaia. Wakil Bupati Kepulauan Selayar Hj. Nur Syamsina Aroeppala selaku pimpinan rombongan melakukan penghormatan kepada para pahlawan dan meletakkan karangan bunga serta menabur bunga dan berakhir dengan pengisian buku tamu oleh Wakil Bupati kepulauan Selayar.
Wakil Bupati Kepulauan Sel;ayar Hj. Nur Syamsina Aroeppala mengatakan sebenarnya inilah yang diharapkan dari sgenap pimpinan dan para pengambil kebijakan serta elit politik pemegang kekuasaan atau pemerintah. Sebab itu dari pemilu nasional yang akan berlangsung nanti diharapkan terpilih para pimpinan nasional yang memiliki kedewasan berbangsa dan bernegara yang demokratis serta menampilkan jjati diri bangsa.
Dikatakannya Dengan keluarnya Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2008 kiranya dapat diterima sebagai hadiah dari presiden bagi seluruh veteran RI sebagai suatu rahmat yang harus kita syukuri bersama. Betapa tidak karena dana kehormatan yang telah ditunggu tunggu untuk diberikan kepada semua warga negara yang telah memperoleh gelar kehormatan veteran RI sebagai salah satu wujud penghargaan dan penghormatan atas jasa dan pengorbanan veteran RI kepada bangsa dan negara dalam membela dan mempertahankan kemerdekaan NKRI.
Wakil Bupati Kepulauan Selayar Hj. Nur Syamsina Aroeppala mengemukakan inilah upaya meningkatkan kesejahteraan veteran yang telah diusahakan sejak lama dan baru berhasil dengan diterbitkannya Paraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2008 . Untuk itu kita sangat berterima kasih kepada pemerintah khususnya kepada Presiden RI Bapak DR. Susilo Bambang Yudhoyono.
Upacara Bendera yang dirangkaian dengan Peringatan Hari Ulang Tahun Ke 52 Legium Veteran Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar diawali Pengibaran Bendera Kebangsaan Sang Merah Putih Oleh Polisi Pamong Praja, ditrandai Pembacaan Pembukaan Undang Undang dasar 1945 Supriadi dan Panca Prasetyia Korpri Andi Cinrana serta diakhiri dengan pemcaan doa oleh Drs. Lanai Thalib.
Sesaat setelah upacara HUT LVRI ke 52 dilanjutkan dengan Ziarah Ke Tamam Makam Pahlawan Barugaia. Wakil Bupati Kepulauan Selayar Hj. Nur Syamsina Aroeppala selaku pimpinan rombongan melakukan penghormatan kepada para pahlawan dan meletakkan karangan bunga serta menabur bunga dan berakhir dengan pengisian buku tamu oleh Wakil Bupati kepulauan Selayar.
MUTASI BUKAN SERTA MERTA MEMBAWAH BARANG INVENTARIS KANTOR

Baru sepekan yang lalu kita menyaksikan pelantikan pejabat struktural mulai dari eselon II, III dan IV dalam Lingkup Pemerintah kabupaten Kepulauan Selayar. Kecerian dan kebahagian nampak diwajah mereka masing masing.. Bagaimana tidak sebelum ddilantik Bupati kepulauan Selayar H. Syahrir Wahab menanyakan terlebih dahulu bersediakah Saudara diambil sumpahnya masing masing menjawab bersediah. Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kepulauan Selayar yang dibacakan Staf Badan kepegawaian dan Diklat Daerah ternyata dari masing masing yang dilantik ada yang tetap menduduki jabatannya, ada yang dimutasi ke unit kerja yang lain serta ada pula yang dipromosikan kejenjang jabatan yang lebih tinggi..
Tapi sungguh sangat menyayangkan karena setelah dilantik, kemudian pejabat yang bersangkutan dimutasi keunir kerja lain serta merta membawa barang inventaris yang sudah terdaftar diunit kerja tersebut. Hal ini seharusnya tidak perlu terjadi karena di unit kerja yang akan ditempati sudah tersedia barang inventaris mulai dari roda empat, roda dua mobiler dan lain sebagainya. Boleh dikata di tiap SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten kepulauan Selayar telah memiliki kendaraan dinas roda empat.
Alhamdulillah sebahagian dari Pejabat struktural eselon II, yang dimutasi, ke unit kerja lain tetap meninggalkan kendaraan dinasnya. Pejabat ini mungkin saja pernah membaca aturan sehingga tidak semaunya membawah kendaraan dinas. Inilah yang patut dicontoh dan ditiru oleh orang lain. . Tapi sebaliknya ada pula pejabat yang membawah kendaraan dinasnya ke nunit kerja dimana dia ditempatkan. Kalau ini yang dilakukan para pimpinan SKPD maka kacaulah administrasi perlengkapan. Padahal jauh sebelumnya itu Bupati Kepulauan Selayar telah mencanamkan empat tertib dan empat sukses dan salah satu diantaranya adalah tertib administrasi perlengkapan.
Mungkin saja aturan itu belum pernah dibaca atau belum tahu sehingga kadang kita sudah bertindak diluar aturan belum juga kita ketahui.. Olehnya itu mari kita mencari dan membaca aturannya. Dengan mengetahui aturannya secara sadar dapat mengembalikan barang inventaris baik itu kendaran dinas maupun barang inventaris lainnya keunit kerja dimana barang invenbtaris itu terdaftar. Sekarang masih ada pimpinan SKPD yang belum memiliki kendaraan dinas roda empat. Hal ini dapat menghambat tugas tugas kedinasan mereka. Bukankah Bupati telah menekankan pada saat pelantikan untuk segera melakukan pengaturan terhadap kendaraan dinas dan kantor tiap SKPD. Kalau hal ini dapat kita lakukan maka Daftar Inventaris Barang di tiap SKPD akan menjadi lebih baik.
PEMKAB SELAYAR TERAPKAN PP 41
.gif)
Pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat struktural eselon II, III dan IV Lingkup Pemerintah Kabupaten kepulauan Selayar adalah merupakan implementasi dari PP 41 Tahun 2007 Tentang Kelembagaan Organiisasi Perangkat Daerah. Mutasi dan promosi jabatan sudah pasti ada yang merasa puas dan ada pula yang tidak merasa puas. Itulah konsekwensi dari penerapan PP 41. Namun yang terpenting dari semua itu bagaimana kita dapat mengambil hikmah didalamnya. Mungkin dibalik itu ada sesuatu yang lebih baik. Kita harus mematuhi sebuah kebijakan yang ditempuh oleh pimpinan daerah. Hal itu dikemukakan Wakil Bupati Selayar Hj. Nur Syamsina Aroeppala pada Upacara Bendera dihadiri Sekertaris Kabupaten kepulauan Selayar H. Zubair Suyuthi, Para Asisten, Para Kepala Badan, Dinas dan Kantor, Para Pejabat selon III dan IV serta seluruh peserta upacara bertempat di Lapangan Kantor Bupati kepulauan Selayar Senin ( 12 – 1 ) pagi
Wakil Bupati Kepulauan Selayar Hj. Nur Syamsina Aroeppala mengatakan bahwa setelah dilantik sebagai pimpinan SKPD agar segera dapat melakukan pembinaan terhadap bawahannya. Pimpinan SKPD dapat membentuk tim kerja yang baik, karena hanya dengan tim kerja yang baik yang dapat memberikan pelayanan yang baik. Dengan demikian kita dapat mewujudkan pemerintahan yang baik yaitu pemerintah yang dapat memberikan pelayanan yang baik dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dikatakannya seorang pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah dapat juga melakukan efisiensi dan efektifitas dalam penggunaan anggaran. Mengingat negara adi daya Amerika Serikat mengalami krisis global dan akan berdampak terhadap negara kita Indonesia. Kemungkinan dampak itu juga akan terasa di daerah kita Kabupaten Kepulauan Selayar. Oleh karena itu kita sebagai aparatur pemerintah dapat bekerja maksimal melakukan efisiensi dan efektifitas. dalam memberikan pelayan kepada masyarakat. Sehingga dampak dari krisis global tidak terasa oleh masyarakat Selayar.
Wakil Bupati Kepulauan Selayar Hj. Nur Syamsina Aroeppala dalam akhir sambutannya mengingatkan, sementara ini kita memasuki musim barat curah hujan yang tinggi diserta angin kencang dan ombak yang besar. Untuk itu diharapkan agar Unit kerja yang berkompeten tetap dalam waspada dan siap siaga. Karena sudah menjadi pelajaran tiap tahun setiap kecelakaan yang terjadi dilaut biasanya terdampar di Selayar. Untuk itu diperlukan kewaspadaan dari kita semua.
Langganan:
Postingan (Atom)